i


Trauma Jiwa

03/05/2010 15:56

Trauma adalah luka yang mendatangkan rasa sakit, nyeri. Luka itu bisa terjadi  sekali atau berkali kali dalam jangka waktu yang lama.

 Akibat dari luka  merupakan penderitaan yang  bisa dirasakan sampai dengan saat ini.

Trauma, bisa berbentuk kejiwaan dan fisik.  Trauma fisik biasanya ber hubungan dengan medis dan klinis. Orang yang mengalami kecelakaan lalu-lintas misal karena sepeda motor) dan kakinya patah sehingga tidak lagi dapat menggunakan kedua kakinya se cara utuh, akan mengalami trau ma fisik. Ketika sembuh ia akan menghindari naik sepeda mo tor, misalnya.

Trauma kejiwaan dan a-tau psikologis biasanya berhubungan dengan pola hubungan, makna hubungan. Keluarga ada lah bentuk sebuah hubungan formal yang terdiri dari Ayah, Ibu dan anak-anak.

Ayah adalah Kepala Kelu arga. Ibu anggota keluarga yang melahirkan anak-anak. Anak-anak adalah anggota keluarga. Jika hubungan Ayah dan Ibu mengalami ketegangan terus menerus, hubungan itu bisa me muncak menjadi perceraian. Perceraian umumnya melukai hati Ibu dan Ayah. Anak-anak mesti tidak bisa mengung kapkan bahwa dirinya terluka, sesungguhnya anggota keluar ga yang paling merasakan per ceraian itu sendiri.

Anak-anak terlibat di da lam hubungan Ayah dan Ibu selama proses perceraian terjadi. Jika hubungan Ayah dan Ibu se lama proses perceraian meru pakan hubungan yang super emosional dan sarat konflik terbuka, anak-anak menjadi pe nonton dan pelengkap yang pa ling menderita.

engalaman melihat Ayah dan Ibu bercerai jarang bisa dilupakan oleh anak-anak. Ba gaimana Ayah dan Ibu berhu bungan sebagai dua orang yang bermusuhan padahal dari ra him Ibu anak-anak dilahirkan, sangat tidak masuk akal bagianak-anak.(*)

—————

Back